5S activity

Semua perusahaan manufactur menjalankan sistem 5S diperusahaannya.sistem 5S merupakan basic dari suatu manufacturing sistem. Bagi yang belum memahami apa itu 5S activity, ini ada beberapa hal yang umum (diperusahaan saya yang kebetulan begitu peduli dengan sistem 5S) harus diketahui agar proses 5S activity dapat berjalan dengan lancar..
mau tahu ? ini dia…
1. Buat schedule pelaksanaan 5S disemua area proses.area tidak hanya tercakup dalam area produksi saja, namun mencakup semua area yang berhubungan dengan peningkatan performance perusahaan, seperti area maintenance, office, laboratorium, dll.
2. Ajak meeting personal2x terkait (umumnya dept.head) mengenai schedule yang dibuat, lalu beri masing2x area proses tersebut target point 5S yang telah ditentukan oleh 5S coordinator (kebtulan saya yang jadi 5S Coordinatornya, hehehehe….).meeting ini untuk membahas mengenai penunjukan auditee dan auditor 5S dan waktu2x pelaksanaannya.
3. Disaat akan melakukan observasi dilapangan, seorang auditor yang ditunjuk harus memiliki check sheet audit 5S diarea yang telah ditetapkan. apa saja sech isi check sheetnya ? ini loh :
a. Kategori dari 5S tersebut beserta point-point pemeriksaannya, terdiri dari
1.Sortir
untuk point pemeriksaan biasanya berkutat material-metarial yang tidak
seharusnya ada diarea tersebut.
2. Susun
Untuk point pemeriksaannya biasanya berkutat mengenai kerapihan dari
area tersebut, seperti halnya instalasi listrik, dsb
3. Sapu
Untuk point pemeriksaannya biasanya berkutat mengenai kebersihan area
4. Standardisasi
Untuk point pemeriksaannya biasanya berkutat mengenai kontrol terhadap
dokumentasi yang teratur dan tertata
5. Swadisiplin
Untuk point pemeriksaannya biasanya berkutat mengenai dokument yang
terpasang dan selalu terupdate serta important point disetiap tempat2x
khusus.
b. Score
setiap point-point pemeriksaan harus diberi score, bagaimana menentukan scorenya? gampang, beri nilai 4 bila hasilnya baik (tidak ada penyimpangan dan ada sistem);nilai 3 bila cukup (tidak ada penyimpangan); nilai 2 bila kurang (ada penyimpangan disatu tempat); nilai 1 bila kurang sekali (ada penyimpangan > satu tempat). adapun untuk menentukan score hasil audit suatu area adalah dengan rumus
((total score audit / (4*jumlah point pemeriksaan) * 100%))
c. Non Conformance
Ini merupakan penjelasan dari ketidaksesuaian yang kita temukan di area proses yang sedang kita audit, alangkah baiknya bila kita memfoto ketidaksesuai yang kita temukan diarea proses tersebut.
d. Countermeasure
Ini merupakan informasi tindak lanjut yang diisi oleh auditee setelah hasil uadit diketahui. lama pengisian countermeasure biasanya diberi waktu selama 1-2minggu, tergantung dari tingkat kesulitan yang harus diimprove.
e. due/date
Tanggal pelaksanaan countermeasure oleh auditee
f. Jangan lupa tandatangan approval dari atasan area yang kita audit (biasanya approval dari masing-masing dept.head)

4. Hasil dari observasi lalu didata kedalam target yang telah ditetapkan oleh Coordinator.Follow up  countermeasure dilakukan  setelah  countermeasure dilakukan oleh auditee. Hasil observasi adalah berupa : score hasil audit dan foto-foto actual saat observasi

5. 5S Activity ini bisa dilakukan rutin sebulan sekali. hingga nanti direview dalam management review yang dilakukan setiap 6 bulan sekali (atau tergantung dari kebijakan perusahaan)

So…….ada yang mau jadi auditor 5S? don’t worry…it’s easy….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: